cihui

Google Minta Ijin Buka Rincian Program Mata-mata AS

Google Minta Ijin Buka Rincian Program Mata-mata ASIlustrasi (Commons.Wikimedia)
 
 

KBR68H- Google meminta ijin kepada pemerintahan Presiden Amerika Barack Obama untuk membuka rincian perintah pengadilan federal yang meminta perusahaan teknologi itu memberikan informasi tentang penggunanya kepada badan-badan spionase Amerika.

Pejabat tertinggi urusan hukum Google David Drummond hari Selasa menulis bahwa perusahaannya “tidak menyembunyikan apapun.”

Drummond mengatakan tidak benar berbagai laporan media bahwa Google memberi akses tanpa batas ke informasi tentang penggunanya kepada badan-badan spionase. Ia mengatakan perintah pemerintah agar merahasiakan rinciannya hanya semakin menyulut kabar angin dan spekulasi.

Badan Keamanan Nasional Amerika (NSA) telah mengakui laporan-laporan suratkabar bahwa program PRISM miliknya mengumpulkan email dan data lainnya dari berbagai perusahaan Internet.

Seorang bekas kontraktor NSA, Edward Snowden, membocorkan kepada harian Guardian dan Washington Post mengenai program PRISM dan pemantauan NSA atas sambungan telepon.

Edward Snowden  kepada harian Inggris The Guardian mengatakan
“Publik berhak mendapat penjelasan mengenai motif orang-orang dibalik pengungkapan ini yang diluar  model demokrasi"

Ia mengatakan penting untuk membongkar apa yang disebutnya program pemantauan pemerintah besar-besaran atas warga sipil.(VOA)
 



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA