cihui

Presiden Kenya: Teroris Telah Dilumpuhkan

Presiden Kenya: Teroris Telah DilumpuhkanAsap membubung dari pusat perbelanjaan Westgate di Nairobi setelah terjadi serangkaian ledakan dalam aksi penyerangan kelompok bersenjata di dalam gedung tersebut, Senin (23/9). Foto: Antara/Reuters
 
 

KBR68H - Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengatakan para teroris Islam yang menewaskan puluhan orang di sebuah mal di Nairobi telah dilumpuhkan. Namun, ia belum jelas apakah pengepungan mereka di mal itu telah sepenuhnya berakhir.

Dalam pidato nasional hari Selasa (24/9) waktu setempat, Kenyatta menyebut para pelaku penyerangan adalah kelompok “pengecut”. Mereka, tegas Kenyatta, akan segera diadili.

Kenyatta mengatakan 61 warga sipil dan enam tentara tewas, beserta enam penyerang. Namun, puluhan jenazah mungkin masih di dalam mal itu. Sementara, sebelas tersangka telah ditahan.

Tembakan senjata dan ledakan lagi-lagi terdengar dari dalam mal Westgate hari Selasa. Para pejabat mengatakan ada banyak tempat untuk bersembunyi di dalam mal yang luas itu, dan pasukan Kenya masih memeriksa gedung itu untuk mencari sejumlah tersangka.

Al-Shabab, kelompok militan Islam terkait al-Qaida, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Masa Berkabung 3 Hari

Pasca tragedy ini, Presiden Kenya Uhuru Kenyatta mengumumkan masa berkabung selama tiga hari bagi para korban.

Dalam lebih dua hari ini, polisi dan pasukan militer Kenya terus berusaha menangkap sisa militan di dalam mal itu. Baku tembak dan ledakan sporadis terdengar dari dalam gedung itu sepanjang hari di Nairobi hari Selasa.

Presiden Amerika Barack Obama hari Selasa berkomentar mengenai serangan itu dalam pidato di depan Majelis Umum PBB. Ia mengatakan penyanderaan di Kenya dan sejumlah serangan baru-baru ini di Pakistan dan Irak menunjukkan, meski al-Qaida telah terpecah menjadi jaringan dan milisi regional, tetapi masih merupakan ancaman serius di seluruh dunia.

Editor: Anto Sidharta




PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA