cihui

Target MDGS 2013, Kesehatan Ibu dan Anak di Daerah Terpencil

Target MDGS 2013, Kesehatan Ibu dan Anak di Daerah Terpencil ilustrasi pelayanan kesehatan (foto: Antara)
 
 

KBR68H, Jakarta - Pemerintah mendorong kemakmuran kesehatan ibu dan anak di daerah terpencil tahun ini. Hal ini sebagai upaya mencapai tujuan MDGS (Milenium Development Goals) atau Pembangunan Milenium sebelum berakhir di 2015 nanti.

Dirjen Penanganan Masalah sosial dan HAM Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib mengatakan, Indonesia telah berhasil mencapai enam tujuan MDGS. Namun, masalah kesehatan ibu dan anak belum dapat mengentaskan sepenuhnya. Kata dia, saat ini pemerintah tengah meningkatkan berbagai fasilitas kesehatan untuk wilayah terpencil yang selama ini belum terjangkau.

"Kalau kita lihat kesehatan ibu dan anak itu dihitung dari target, targetnya itu ada skala. Berapa jumlah kematian ibu dalam sekian ratus ibu yang hamil. Tapi masalahnya kan terkait imunisasi, masalah kesehatan, tapi kan tidak kalah pentingnya. Kalau untuk kota-kota besar seperti jakarta, Bandung, Surabaya, mungkin sudah terlewat dari masalah itu. Bahkan sudah tercapai, karena anda memiliki rumah sakit dekat, punya dokter dimana-mana. Tapi itu didaerah-daerah terpencil itu kan belum ada, jadi sekarang ini makanya pemerintah membantu pengentasan peningkatan kesehatan ibu dan anak di daerah-daerah," terang Hasan kepada KBR68H.

Dirjen Kementerian Luar Negeri Hasan Kleib menambahkan, masalah kesehatan ibu dan anak akan dimasukan dalam laporan tahunan MDGS Indonesia di Sekjen PBB. Tujuannya, agar Indonesia bersama negara berkembang lainnya dapat mencari solusi bersama menyelesaikan masalah kesehatan ibu dan anak.



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA