Berita Nasional

JPU: Dakwaan kepada Ahmad Fathanah Sudah Tepat
Written By : Sindu Dharmawan | 08 July 2013 | 14:34

KBR68H, Jakarta - Dakwaan yang disangkakan kepada terdakwa perkara dugaan korupsi dan pencucian uang, Ahmad Fatanah dinilai sudah tepat. Jaksa penuntut KPK, Guntur Feri saat membacakan jawaban atas eksepsi terdakwa berpendapat, menolak eksepsi terdakwa Ahmad Fatanah.

“Tim penasehat hukum dalam uraian nota keberatan halaman 3-9 pada intinya berpendapat, bahwa pengadlan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tidak berwenang mengadili tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang bersumber dari tindak pidana korupsi atas nama terdakwa Ahmad Fatanah alias Ong. Penuntut umum tidak sependapat dengan tim penasehat hukum, dan oleh karena itu atas nama keberatan tentang hal ini kami tolak dengan tanggapan sebagai berikut: Bahwa hak untuk mendapat pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil, serta perlakuan yang sama di dalam hukum merupakan hak asasi manusiayang dijamin dalam konstitusi, “ jelas Guntur Feri saat membacakan jawaban penuntut umum KPK atas eksepsi terdakwa Ahmad Fatanah, di Pengadilan Tipikor, Senin (8/7).

Sebelumnya, terdakwa dugaan korupsi dan pencucian uang, Ahmad Fatanah dalam eksepsinya mengatakan, dakwaan yang disusun oleh jaksa penuntu KPK atas dirinya tidak cermat, tidak jelas, tidak lengkap, dan harus dibatalkan demi hukum.

Menurut Ahmad Fatanah, surat dakwaan itu, tidak menyebutkan keterkaitan antara dirinya dengan bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq dalam pengurusan tambahan kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama, di Kementerian Pertanian. Dalam kasus ini, Jaksa Penuntut KPK mendakwa Ahmad Fatanah telah melanggar Undang-undang Tindak Pidana Korupsi dan pencucian uang bersama-sama dengan Luthfi Hasan Ishaaq.

Editor: Doddy Rosadi

Share : Facebook | Twitter | Mail