cihui

MA Pasrahkan Kasus Penangkapan Pegawainya ke KPK

MA Pasrahkan Kasus Penangkapan Pegawainya ke KPK Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur memberikan keterangan terkait suap yang diterima oleh pegawai MA di Gedung MA, Jakarta, Jumat (26/7). (foto: Antara)
 
 

KBR68H, Jakarta - Mahkamah Agung menyerahkan kasus dugaan suap yang menjerat salah satu pegawainya. Saat ini kasus itu ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Juru Bicara Mahkamah Agung Ridwan Mansyur mengklaim, pihaknya bersedia membantu KPK dalam mengungkap kasus itu. Terlebih kata dia, instansinya sudah memiliki nota kesepahaman dengan KPK terkait masalah suap dan gratifikasi.

"Mahkamah Agung sebagaimana lembaga yang lainnya. Jadi kami juga menjaga komitmen untuk menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pejabat penegak hukum. Dalam hal ini KPK. Jadi semuanya kami serahkan pada penegak hukum. Tidak ada mencampuri urusan itu. Silakan penegak hukum menindaklanjuti masalah itu. Karena memang ada kerja sama antara KPK dan MA terkait gratifikasi di kalangan pejabat MA dan lembaga peradilan lainnya," ujarnya saat dihubungi KBR68H.

Kamis (25/7) malam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan pegawai Mahkamah Agung Djodi Supratman. Ia ditangkap di sekitar kawasan Monas Jakarta Pusat. Setelah itu penyidik juga menangkap seorang pengacara, yaitu Mario C Bernardo.

Editor: Antonius Eko 



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA