cihui

Pemerintah Data Klinik dan Dokter untuk Program Jaminan Kesehatan Nasional

Pemerintah Data Klinik dan Dokter untuk Program Jaminan Kesehatan NasionalWarga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Radio Sasando, Yogyakarta, Minggu (25/8). Pemeriksaan kesehatan gratis yang ditujukan untuk masyarakat terutama masyarakat kurang mampu tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-68 Kemerdekaan RI. (Foto: Antara)
 
 

KBR68H, Jakarta - Kementerian Kesehatan tengah menginventarisir klinik dan praktek dokter untuk bergabung dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional tahun depan. Sekretaris Jenderal Kemenkes Supriyantoro mengatakan, ini untuk memperkuat puskesmas dalam pelayanan kesehatan. Dia yakin, peningkatan pelayanan di puskesmas dapat mengurangi jumlah pasien yang dirujuk ke rumah sakit.

"Untuk pelayanan dasar di puskesmas, bahkan nanti kalau dimungkinkan klinik 24 jam dan praktik dokter di daerah-daerah tertentu mungkin nanti memungkinkan. Nanti ini akan dijadikan pelayanan dasarnya, pelayanan pertamanya. Setiap orang harus melalui itu dulu. Kalau dulu kan hanya puskesmas. Pada dasarnya nanti sebanyak mungkin kalau memang dibutuhkan tergantung daerahnya. Oleh BPJS selama itu memenuhi syarat maka akan bisa ikut menjadi peserta yang melayani JKN," katanya


Supriyantoro menambahkan, negara rencananya menganggarkan hampir Rp 20 triliun untuk membayar iuran 86 juta lebih rakyat miskin. Penyelenggaraan sistem jaminan sosial kesehatan ini rencananya akan dimulai tahun depan.


Editor:Taufik Wijaya




PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA