Berita Perbincangan

Kemendikbud: Silakan Gugat Kurikulum 2013 ke MK
Written By : Doddy Rosadi | 28 May 2013 | 09:58

KBR68H, Jakarta – Keputusan DPR untuk menyetujui Kurikulum 2013 diwarnai dengan sejumlah catatan. Antar lain, Kemendikbud harus melengkapi dokumen kurikulum 2013 dengan benar dan tertata, unsur pendukung harus disediakan termasuk biaya, sumber daya manusia selaku pengelola LPTK (kepala sekolah, guru, guru bantu) harus menjadi implementasi tepat, ketersediaan buku harus ditanggung dan dikontrol ketat. Fraksi PKS menilai manajemen kurikulum 2013 tidak matang. Kemendikbud diminta memenuhi janji kepada Panja kurikulum untuk menyampaikan rincian penggeseran anggaran. Bagaimana langkah yang akan diambil Kemendikbud dalam mengimplementasikan sejumlah persyaratan tersebut? Simak perbincangan penyiar KBR68H Agus Luqman dan Rumondang Nainggolan dengan Kepala Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Ramon Mohandas dalam program Sarapan Pagi.

Persiapan satu bulan bagaimana langkah-langkahnya?

Iya yang jelas memang bukunya sudah akan ditetapkan Pak Menteri. Kemudian buku itu akan digunakan untuk pelatihan, diawali dengan pelatihan tingkat nasional oleh Badan Pengembangan SDM dan juga awal Juni buku itu akan diserahkan ke Direktorat Jenderal Dikdasmen untuk pengadaan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk percetakan ini?

Kalau itu dimulai pertengahan Juni ya satu bulan selesai karena jumlahnya jauh lebih sedikit.

Ada enam ribu sekolah yang bakal melaksanakan kurikulum 2013. Targetnya apakah tahun depan langsung seluruh Indonesia atau bertahap?

Tentunya tahun depan disamping kelas satu dan seterusnya itu untuk tahap berikutnya mengikuti yang sekarang. Kemudian tentunya akan dilihat kemampuan dana untuk mengimplementasikan sekolah yang belum dapat.
 
Ada berapa Peraturan Menteri yang harus segera disiapkan?

Ada empat standar. Pertama standar kompetensi kelulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian. Disamping itu ada Permen kurikulum untuk SD/MI, SMP/ MTS, SMA/MA, dan SMK/MAK.

Sampai saat ini persiapannya sudah berapa banyak guru yang dilatih?

Sampai sekarang belum ada karena pelatihan baru awal Juni tingkat nasional, kemudian tingkat wilayah, baru ke guru pertengahan Juni.

Untuk pusat kurikulum nanti akan mengawasi soal percetakan bukunya ya?

Tidak itu tugasnya Direktorat Jenderal Dikdasmen, kita hanya menyiapkan bukunya.

Tinggal cetak atau masih ada yang perlu diperbaiki?
 
Tinggal review akhir untuk ditetapkan oleh menteri.
 
Tahun ajaran nanti buku ini hanya bisa diperoleh di sekolah-sekolah itu atau juga di toko buku?

Karena buku yang dibuat oleh pemerintah maka akan dicetak sejumlah siswa yang akan mengikuti implementasi kurikulum dan dibagikan gratis kepada siswa. Nanti kalau bukunya sudah ditetapkan oleh Permen itu akan disediakan CD juga bagi yang menginginkan dan itu tidak dijual. Tapi yang jelas bagi sekolah yang ingin mengimplementasikan kurikulum baru ini dengan menggunakan buku yang sudah disiapkan itu harus mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Supaya apa yang menjadi ruh dari kurikulum dan buku itu bisa diketahui oleh guru-guru yang akan mengimplementasikan.

Ini ditujukan untuk sekolah di luar enam ribu itu?

Iya di luar yang ditetapkan. Bagi yang ingin mengimplementasikan silahkan menghubungi Badan Pengembangan SDM untuk diberi pelatihan. Kemudian untuk bukunya tentunya konsekuensinya menggandakannya, kita akan sediakan softcopy-nya silahkan digandakan dengan swadaya.
 
Untuk enam ribu sekolah itu dimana saja?

Itu semua provinsi tapi tentunya dengan melihat akreditasi atau eks RSBI.  


Bagi guru yang menolak ikut pelatihan kurikulum 2013 ini bagaimana?


Itu akan ditetapkan oleh pemerintah sekolah mana yang menerapkan. Tapi justru sekolah antusias untuk mengimplementasikan, tidak menolak.
 
Untuk pelatihan tingkat nasional itu berapa lama?

Antara 4-5 hari.

Ada sejumlah guru yang kemarin tidak menyetujui kurikululm 2013 akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Tanggapan anda bagaimana?

Itu hak untuk yang tidak setuju, silahkan saja.

Ombudsman meminta Kemendikbud mengevaluasi kurikulum 2013 itu terlebih dahulu, karena menerima keluhan dari guru-guru di daerah yang mengaku akan kesulitan untuk sistem baru tersebut. Bagaimana?

Kalau keluhannya kesulitan karena mungkin belum diimplementasikan. Jadi evaluasi jalan terus termasuk evaluasi bahan ajarnya. Kita mengatakan bahwa buku itu dokumen yang hidup, artinya setiap saat boleh direvisi sehingga pada saat pelatihanpun kita akan menggunakan buku-buku yang akan diterapkan. Itu juga pasti ada masukan-masukan pada waktu pelatihan guru, ini akan menjadi bahan untuk mengedit edisi berikutnya.

Share : Facebook | Twitter | Mail