Berita Saga

Galang Petisi Tolak Miras (bagian 2)
Written By : Wiwik Ermawati | 04 June 2013 | 11:40

Aturan Longgar

Perempuan itu tengah bersantai saat ditemui di rumahnya kawasan, Kalibata,  Jakarta Selatan. Pengusaha dan aktivis sosial ini adalah penggagas petisi yang menolak penjualan minuman keras di tempat umum untuk anak atau remaja. Namanya Fahira Idris.  

“Dengan bebasnya penjualan alkohol dan miras di gerai-gerai minimarket bukan di pub yah. Nah terjadilah peningkatan konsumsi dan peruabahan lifestyle dari anak-anak kita. Itulah yang sebenarya kita cermati artinya apa? Sebetulnya gerai-gerai itu bertanggung jawab juga atas terjadinya lifestyle ini, anak-anak sekarang nongkrong gak keren kayaknya kalo gak beli bir. Terus kalo beli bir itu bangga, dadanya diangkat kalo perlu bagi-bagi ke temen-temennya, “ kayaknya gw minum bir keren loh”,“ jelas Fahira.

Menurut dia salah satu alasan membuat petisi secara online atau dalam jaringan di situs web Change.org karena makin meningkatnya kalangan muda yang membeli dan mengkonsumsi minuman beralkohol tanpa tahu dampak buruknya.   “Yah kita lagi survey kembali, kita baru dapat data yang terakhirnya itu, hampir sekitar 40% remaja.(Di seluruh Indonesia?), iya angka yang cukup membahayakan untuk saya,(itu umur berapa?), mereka itu biasanya dari SMP ke SMA.”

Lewat petisi ini Fahira mendesak pengeloa minimarket memberlakukan aturan meminta identitas pribadi seperti KTP kepada setiap pembeli minuman beralkohol atau minuman keras.  Selain bersikap tegas  tidak menjualnya kepada anak/remaja di bawah usia 21 tahun.

Fahira menyebut langkahnya tersebut sebagian bagian dari kontrol sosial. “ Mustahil suatu negara dapat bediri dengan baik berjalan dengan baik tanpa adanya kontrol sosial. Sudah berbagai case kita perhatikan begitu ya, mankanya ada timbul corruption watch, Indonesian watch, police watch. Artinya apa? Mereka-mereka ini kan melakukan  kontrol sosial. Kita petisikan memang pertama adalah penjual-penjual toko atau gerai-gerai yang menjual langsung minuman alkohol yang di bawah 5% maupun minuman keras yang kadar alkoholnya di atas 5%, di situ termasuk gerai minimarket sampai dengan hypermarket yang besar.”

Faktor apa yang memicu konsumsi miras di kalangan generasi muda?

Share : Facebook | Twitter | Mail