cihui

Soto Pacitan , Minimalis Menggoda

Soto Pacitan , Minimalis Menggoda Soto Pacitan, (Arin Swandari)
 
 



Saat Anda menyusuri Jalur Lintas Selatan  JLS yang baru sebagian beres dibangun,  di sepanjang Pacitan Jawa Timur, jangan lupa mampir warung Soto Bu Maryati. Lokasinya tepat di sebalah Kantor Polisi Sektor Kebonagung, makanya sering dikenal sebagai Soto Bonagung.  Warungnya sederhana, di pinggir sawah.

Ini soto jauh lebih simpel dibanding soto kebanyakan. Hanya paduan kuah bening, kecambah,  suwir ayam kampung, ditambah  taburan bawang goreng, irisan seledri,  dan kacang tanah  goreng utuh. Tidak ‘ruwet’ seperti soto Surabaya, Lamongan, soto-soto di Jawa Tengah apalagi Soto Betawi.

Kuahnya bening bening dikucuri kecap manis sedikit saja. Rasanya juga simple sedikit mirip sup bening, tambahan kecap spesialnya yang membuat soto ini berbeda rasa.”  Selain bumbu,  salah satu rahasianya memang ada pada kecap ini,  yang dibuat sendiri,
”jelas Maryati.

Nah soto segar ini bisa Anda beli hanya dengan sekitar 10 ribu per mangkok.  Hanya saja jangan kelewat sore. Jam bukanya sekitar pukul 10-11 siang, dan habis 4-5 jam kemudian. Selain soto Maryati, soto ala Pacitan bisa juga dinikmati di sejumlah warung lainnya. Ada Soto Giyem Disko, atau Soto Sebrok. Kedua warung itu ada di Desa Menadi. Rasanya mirip-mirip, segar, kuah bening, tanpa banyak ornamen, terasa ringan di lidah, sehingga semangkok mungkin tak akan cukup.




PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA