cihui

Auschwitz, Rekaman Sejarah Kejahatan NAZI Jerman

Auschwitz, Rekaman Sejarah Kejahatan NAZI JermanFoto: Irvan Imamsyah
 
 

Auschwitz menjadi tempat bersejarah yang paling kelam di Selatan Polandia, yang berjarak 1,5 jam dari kota Krakow. Di Kamp Konsentrasi peninggalan Nazi Jerman ini, jutaan warga Yahudi, bekas tahanan politik Polandia dan Rusia dibantai dengan sangat sadis. Mereka ditembak mati, di gantung, disekap di kamar gas dan juga di bakar (Kremasi). Jumlah persis korban pembantaian (Holocoust) di sana pun masih simpang siur. Beberapa penelitian menyebutkan jumlah korban tewas di Auschwitz mencapai 3 – 4 juta jiwa. Di penjara ini, ada slogan “Arbeit Macht Frei” yang dituliskan di pagar pintu masuk. Slogan yang artinya “Bekerja maka akan merdeka”  digunakan untuk mengelabui para tahanan Yahudi. Para tahanan diperbudak untuk membuat senjata dan kebutuhan perang lainnya. Pada kenyataannya, semua tahanan dibunuh dengan gas untuk kemudian dikremasi.

Sekarang bangunan peninggalan Nazi Jerman dipertahankan menjadi museum untuk mengingatkan ihwal kejahatan rasialis yang memukul kelompok Yahudi.

Ihwal Pendirian Kamp Konsentrasi Auschwitz


Pembangunan kamp konsentrasi (penjara) oleh NAZI Jerman merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan Adolf Hitler, kanselir Jerman (1933-1945) yang dikenal sebagai “Solusi Akhir.” Hitler bertindak berlebihan tidak hanya untuk mengisolasi oran-orang Yahudi di Jerman dan negara-negara eropa yang dikuasainya. Hitler yakin masalah “Yahudi” akan diselesaikan dengan upaya menghapus setiap orang Yahudi di wilayahnya bersama dengan seniman, pendidik, Gipsi, komunis, homoseksual dan orang dengan gangguan jiwa. Mereka semua dianggap sebagai manusia yang tak layak untuk bertahan hidup di Jerman.

Untuk menyelesaikan misi ini, Hitler memerintahkan pembangunan kamp-kamp konsentrasi (kamp kematian). Pada kamp-kamp inilah tujuan tunggal membunuh orang-orang Yahudi dan lainnya yang “tak diinginkan” dilaksanakan dengan apa yang disebut Holocaust.

Auschwitz Kamp Kematian Terbesar


Dari semua kamp konsentrasi yang dibangun di beberapa negara eropa, hanya Kamp Konsentrasi Auschwitz yang terbesar dan bisa dibilang paling terkenal. Kamp konsentrasi ini dibuka pada musim semi 1940, dengan Komandan pertama adalah Rudolf Hoss, yang berpengalaman menjalankan kamp konsentrasi Sachsenhausen di Oranienburg, Jerman.

Auschwitz terletak di bekas pangkalan militer di luar Oswiecim, sebuah kota di Polandia Selatan yang terletak dekat dengan Krakow, salah satu kota terbesar di negara itu. Selama masa pembangunan rumah-rumah penduduk sekitar digusur dengan buldozer.

Auschwitz awalnya dipahami sebagai sebuah kamp konsentrasi, yang akan digunakan sebagai pusat penahanan bagi banyak warga Polandia ditangkap setelah Jerman mencaplok negara pada tahun 1939. Tahanan ini termasuk aktivis anti-Nazi, politisi, anggota perlawanan dan tokoh-tokoh dari komunitas budaya dan ilmiah. Setelah Final Solution Hitler menjadi kebijakan Nazi resmi, namun, Auschwitz dianggap sebuah kamp kematian yang dianggap penguasa saat itu ideal. Untuk satu hal, itu terletak dekat pusat semua negara yang diduduki Jerman di benua Eropa. Untuk yang lain, itu dekat dengan jalur kereta api yang digunakan untuk mengangkut tahanan ke jaringan kamp-kamp Nazi.

Namun, tidak semua orang tiba di Auschwitz segera dibasmi. Mereka dianggap cocok bekerja dipekerjakan sebagai budak untuk memproduksi amunisi, karet sintetis dan produk-produk lain yang dianggap penting bagi upaya Jerman dalam Perang Dunia II.

Fakta Auschwitz:

- Total perkiraan jumlah korban pembunuhan massal di Kamp Konsentrasi Nazi di Auschwitz mencapai lebih dari 1.1 juta jiwa. Jumlah angka pembunuhan itu hanya dalam waktu 4,5 tahun beroperasinya tahanan super besar tersebut. Kebanyakan para korban tewas adalah warga Yahudi (mencakup laki-laki, perempuan dan anak-anak)

- Kelompok tahanan lain yang juga dibunuh diantaranya tahanan politik Polandia, Soviet, Gipsi, kelompok homoseksual, juga tahanan dengan tuduhan penodaan agama (termasuk Saksi Jehovah)

- Jumlah korban tewas di Auschwitz melampaui jumlah korban jiwa asal Inggris dan Amerika Serikat saat perang dunia kedua.

- Perbudakan di penjara Auschtwitz telah menghasilkan pedapatan sebesar 60 juta Reichmark atau setara dengan 125 juta Poundsterling.

- Para tentara NAZI juga memilah perempuan non Yahudi untuk menjalani pekerjaan prostitusi yang menurut para tentara adalah pekerjaan yang paling ringan.

- Pasukan NAZI juga mengelabui para tahanan baru agar mereka percaya pengiriman mereka ke Auschwitz hanya sekedar transit. Pada stasiun dan pintu masuk ke kamar-kamar gas juga ditanami pohon-pohon untuk mengelabui para tahanan Yahudi.

- Manipulasi kereta yang berjalan juga dilakukan untuk meyakinkan para tahanan kalau Auschwitz sekedar stasiun belaka. Semua manipulasi dilengkapi rambu-rambu perkeretaapian, jadwal keberangkatan dan bahkan gambar jam dilukis pada dinding-dinding stasiun kereta rekaan.

- Lambang Bintang David, juga ditempatkan diatas pintu masuk kamar gas dengan dilengkapi tirai ungu yang menghalangi pintu masuk kamar gas dengan sebuah tulisan; “Ini adalah jalan menuju Allah. Laki-laki yang saleh akan melewatinya”.

- Di Auschwitz juga ada sebuah unit yang menampung barang-barang berharga yang dirampas dari tahanan. Unit yang disebut dengan istilah Kanada, karena Kanada dianggap sebagai tanah kekayaan yang terhitung.

- Para penjaga di Auschwitz memiliki tim atletik sendiri. Kamp itu seperti sebuah kota kecil, yang dilengkapi dengan kantin, bioskop, teater dan juga toko kelontong.

- Ada sebanyak 170 staf SS perempuan di Auschwitz, diantaranya yang paling terkenal adalah Irma Grese,  anak seorang penjual susu.

- Di Auschwitz seorang dokter SS bernama Josef Mengele juga melakukan penelitian yang kejam terhadap anak kembar Yahudi. Jika salah satu kembar meninggal maka dia langsung membunuh yang lain dan melakukan otopsi atas jasad kembar tersebut.

- Denmark menjadi negara jajahan Nazi Jerman yang berhasil menyelamatkan 95 persen penduduk Yahudi. Ribuan warga Yahudi berhasil dipindahkan ke kawasan netral di Swedia berkat memo seorang diplomat Jerman.

- Hingga kini hanya 750 orang pegawai di Auschwitz yang menjalani hukuman dari 7000 pegawai yang pernah direkrut NAZI. Bahkan beberapa diantaranya bisa membangun karir dengan baik, termasuk seorang yang menjadi kepala HRD sebuah perusahaan besar Jerman.

- Ada sekitar 500 orang yang selamat dari kamp kematian Nazi atau Ghetto yang tinggal di Inggris saat ini.


Klik untuk melihat foto-fotonya..



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA