cihui

Pemkab Karo: Pengungsi Sinabung Semakin Padat

Pemkab Karo: Pengungsi Sinabung Semakin PadatSeorang warga menggendong anaknya melihat erupsi Gunung Sinabung, di Desa Gajah, Karo, Sumut, Selasa (31/12). Gunung Sinabung yang berstatus awas kembali meletus, dan mengakibatkan sedikitnya 19.126 warga mengungsi. ANTARA FOTO
 
 

KBR68H, Jakarta - Jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara terus meningkat. Saat ini diperkirakan pengungsi mencapai 19 ribu orang.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Karo, Jonson Tarigan mengatakan, jumlah pengungsi bertambah karena meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung dalam dua hari terakhir. Pemerintah daerah kini membuat tempat-tempat pengungsian baru. Dengan penambahan pengungsi, persediaan makanan di pengungsian diperkirakan hanya cukup untuk lima hari ke depan saja.

“Logistik kita sudah cukup untuk lima hari ke depan dan sudah saya stokkan di gudang. (Soal relokasi perkembangannya gimana, Pak?) Belum ada karena sekarang kita masih fokus pada soal peningkatan aktivitas gunung. Kita tengah memikirkan perluasan posko-posko baru dan penambahan tempat pengungsian. Karena pengungsian sudah semakin padat. Aktivitas gunung sendiri sudah semakin tinggi dan produksi awan panasnya frekuensinya sudah semakin sering,” ujar Jonson Tarigan kepada KBR68H saat dihubungi, Kamis (2/1)

Gunung Sinabung di Sumatera Utara belum menunjukan penurunan aktivitas. Kepala pos pengamatan Gunung Sinabung Armyn Putra mengatakan, gunung itu masih terus menyemburkan awan panas. Armyn mengatakan Gunung Api Sinabung masih menyimpan cukup banyak energi di perut gunung.

Editor: Anto Sidharta



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA