cihui

Habis Masa Tugas, Walikota Cirebon Pamitan

Habis Masa Tugas, Walikota Cirebon Pamitan Walikota Cirebon Subardi, pamit dalam Rapat LKPJ Akhir Masa Jabatan 2008-2013 di Gedung DPRD. (Foto: Suara Gratia FM)
 
 

KBR68H, Cirebon- Walikota Cirebon Subardi berpamitan kepada seluruh anggota DPRD, Calon Walikota/Wakil Walikota, jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, dan seluruh Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggujawaban (LKPJ) Akhir Masa Jabatan 2008-2013.

Rapat Paripurna Istimewa kali ini merupakan rapat terakhir bagi Subardi, karena selanjutnya tongkat estafet kepemimpinan Kota Cirebon yang diemban selama dua periode (2003-2008/2008-2013), akan diserahkan kepada Walikota/Wakil Walikota terpilih yang secara resmi dilantik pada 16 April 2013 mendatang.

Walaupun hanya dihadiri salah satu dari kandidat pasangan Walikota/Wakil Walikota Cirebon (Priatmo Adji, Heru Cahyono, dan Ahmad Azrul Zuniarto), rapat LKPJ ini tetap berjalan lancar sesuai rencana.

Subardi mengatakan, pergantian kepemimpinan Walikota/Wakil Walikota merupakan suatu transfer pengalaman, karena beda kepemimpinan berbeda pula cara memimpinnya, tetapi itu semua dilakukan dalam konteks memajukan Kota Cirebon. Ia mengungkapkan, secara pribadi merasa gembira dan bangga karena telah menerima amanat untuk memipimpin warga sekaligus Kota Cirebon.

“Saya dan Pak. Sunaryo H.W/Wakil Walikota merasa bangga ketika dipercaya memimpin Kota ini,”ujarnya.

Dalam beberapa bulan kedepan, ia berjanji akan menyelesaikan tugasnya sebagai Walikota, karena proses Pemilukada tinggal menghitung hari. Ia menyadari, selama dirinya memimpin masih banyak kekurangan, namun ia berharap itu  disikapi dengan baik.

Sejumlah kritikan yang diarahkan baik kepada dirinya maupun kepada jajaran OPD, terkait kurang optimalnya pelayanan kepada masyarakat dijadikan motivasi untuk mendorong kinerja menjadi lebih baik lagi.

Subardi berharap kepada Walikota yang baru agar bisa menutupi sisi kelemahan dalam hal pembangunan secara fisik.

“Saya sadar kebijakan secara fisik memang lemah, belum bisa membuat pembangunan yang sifatnya spektakuler,"katanya.

Sumber: http://suaragratiafm.wordpress.com/2013/02/04/walikota-cirebon-pamit/

 



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA