cihui

Manfaat Program PNPM Mandiri Dirasakan Warga Pati

Manfaat Program PNPM Mandiri Dirasakan Warga PatiIlustrasi: (Antara Foto)
 
 

KBR68H, Pati -  Masyarakat di 18 desa di Kecamatan Margorejo, Pati, Jawa Tengah, mulai mendapatkan manfaat dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd). Salah satunya, warga penerima manfaat yang sebagian besar rumah tangga miskin mendapatkan bantuan dari surplus pengelolaan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM MPd Kecamatan Margorejo. Penyerahan bantuan berlangsung di aula Pertemuan Kecamatan Margorejo, pagi tadi.

Bantuan sosial hasil surplus perguliran SPP PNPM MPd Kecamatan Margorejo tahun 2012, yang diberikan kepada rumah tangga miskin tersebut, berupa ternak kambing. 

Ketua Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Margorejo, Nurhadi mengatakan, bantuan sosial ternak kambing yang diserahkan bagi RTM sasaran itu, berjumlah 32 ekor.

“Tahun ini, kami kembali membagikan kambing sejumlah 32 ekor, dan kita berikan kepada 17 desa, karena satu desa menghendaki diberikan kepada daerah lain. Dana ini diperoleh dari surplus SPP PNPM MPd tahun 2012, sejumlah Rp.23,7juta lebih. Untuk penerimanya kami serahkan kepada kelompok-kelompok SPP dengan Kades masing-masing,” ujarnya.

Salah seorang penerima manfaat bernama Sumani dari Jambean Kidul mengaku senang menerima bantuan tersebut. Ia akan memelihara ternak kambing bantuan, dan menggulirkan anak ternaknya nanti untuk orang lain.

“Saya senang menerimanya, dan akan saya pelihara hingga beranak pinak, sehingga nantinya dapat dinikmati warga yang lainnya,” katanya.

Menurut Ketua BKAD Kecamatan Margorejo, Nurhadi, sesuai tujuan PNPM Mandiri Perdesaan, pemberian ternak kambing itu, untuk meningkatkan taraf hidup RTM penerima manfaat. Selain itu, juga sebagai upaya mengurangi angka kemiskinan, dengan memberikan modal ternak kambing, untuk mengembangkan perekonomian rumah tangganya.

Sumber: Pas Fm Pati



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA