cihui

BPBD Banyuwangi Pasang Alat Deteksi Longsor

BPBD Banyuwangi Pasang Alat Deteksi LongsorIlustrasi (foto: ANTARA)
 
 

KBR68H, Banyuwangi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Jawa Timur, mendapatkan bantuan 10 unit alat peringatan dini longsor. Alat tersebut bantuan dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral Jawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Ahmad Wiyono mengatakan, alat-alat itu dipasang di sejumlah titik yang rawan terjadi tanah longsor. Di antaranya di Kecamatan Pesangaran, Gelagah, Wongsorejo, di Gunung Merawan dan di Jalur menuju Gunung Ijen. Kata dia, alat itu akan memberikan peringatan dini kepada warga bila sewaktu-waktu longsor terjadi.

“Alat itu dilengkapi dengan pemantauan curah hujan sekalian. Jadi masyarakat sudah diberi sosialisasi alat itu nanti akan mengeluarkan bunyi kalau awas itu seperti ini, kalau siaga seperti ini, kalau waspada seperti ini itu sudah. Kemudian juga ada koneksinya dengan alat pantau yang dipasang di BPBD Kabupaten Banyuwangi. Selain itu BPBD Banyuwangi dari sumber yang sama juga mendapatkan bantuan alat peringatan tanah longsor,”kata Ahmad Wiyono.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Ahmad Wiyono mengharapkan, alat pendeteksi dini tanah longsor bisa membantu masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Sebab, BPBD Banyuwangi, telah memberlakukan siaga darurat bencana sejak Bulan November hingga Desember ini. Di Banyuwangi ada 11 Kecamatan yang dinyatakan rawan banjir dan tanah longsor. 

Baca: BPBD Banyuwangi Minim Peralatan Operasional Siaga Bencana

Editor: Suryawijayanti



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA