Nusantara Kalimantan

Pemkot Pontianak Benahi Saluran dan Drainase
Written By : Radio Volare | 11 February 2013 | 18:47

Pemerintah Kota Pontianak memprioritaskan pembenahan saluran tersier dan sekunder, sementara saluran primer sudah ditangani oleh pemerintah pusat lewat APBN.

Menurut Walikota Pontianak, Sutarmidji, pembenahan sejumlah saluran dan drainase, baik itu parit besar dan kecil, selokan dalam dan luar, gang atau kompleks, nantinya akan diprioritaskan di sejumlah wilayah kumuh, seperti di Kelurahan Sungai Beliung yang dianggap masih banyak pengerjaan saluran tersier dan sekunder yang belum maksimal.

Ia optimistis, pengerjaan pembenahan saluran tersier dan sekunder pada tiga tahun anggaran akan tuntas dilakukan oleh pemerintah, mengingat nantinya pemerintah akan membenahi per kawasan sehingga fokus dan terarah.

Menurutnya, ada sejumlah kawasan kumuh di Kota Pontianak, salah satunya di Sungai Beliung  Kecamatan Pontianak Barat, Kecamatan Pontianak Timur dan Kecamatan Pontianak Utara.

Tiga kawasan inilah yang akan dibenahi saluran tersier dan sekundernya oleh pemerintah, mengingat pembenahannya akan dilakukan secara bertahap dan per kawasan.

Camat Pontianak Barat Kus Panca Diarto mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah memfokuskan pembenahan pelebaran jalan, saluran, perbaikan jalan gang maupun infrastruktur lainnya. Ini nantinya disesuaikan dengan masalah yang mendesak untuk dibenahi di Kota Pontianak. 

Ia berharap agar musrenbang untuk tahun 2014 nantiprogram  bisa sesuai rencana dan terealisasi optimal, dimana musrenbang tahun 2013 ini mampu terealisasi  sekitar 50-60 persen dari hasil musrenbang yang digagas pemerintah bersama kecamatan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga tengah mendorong mutu sumber daya manusia di Kecamatan Pontianak barat ini, terutama dalam memaksimalkan kemampuan dalam usaha perekonomian di basis Usaha Kecil Menengah  (UKM).

Pihaknya pun mendorong masyarakat untuk bisa membuka usaha sendiri, meskipun dalam skala rumah tangga, karena ini penting untuk meningkatkan perekonomian keluarga, agar tidak tergantung sepenuhnya kepada suami atau istri sebagai tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah. 

Dari pengarahan walikota tersebut, warga yang juga bekas anggota DPRD Kota Pontianak, Firadus Zar’in, meminta pemerintah bersikap bijak, terutama soal pembenahan dan pelebaran jalan, karena pekerjaan tersebut tidak mudah, mengingat pemerintah harus menyelesaikan masalah warga, terutama warga yang halaman rumahnya masuk program pelebaran jalan.

Menurutnya, pembebasan lahan harus dilakukan atas kesepakatan bersama dan pemerintah harus menyelesaikan bagaimana pun caranya agar tidak ada kesan pemerintah arogan.

Sumber: Volare FM

Share : Facebook | Twitter | Mail