cihui

Kutai Utara Akan Segera Dimekarkan

Kutai Utara Akan Segera Dimekarkan
 
 

KBR68H, Sangatta – Bupati Kutai Timur Isran Noor merencanakan akan menandatangani pemekaran Kutai Utara menjelang masa tugasnya berakhir. Penegasan itu disampaikan Isran ketika bertemu dengan Ketua Organisasi Benteng Mawakkal Mugeni .

Kepada wartawan, Mugeni yang juga Asisten Kesra Setkab Kutai Timur mengungkapkan,  sinyal akan terbentuknya Kutai Utara semakin jelas.

“Sebelum masa jabatan saya berakhir  saya akan menandatangani pemekaran Kutai Utara,” ucap Isran Noor  ditirukan Mugeni.

Mugeni mengatakan,  jika  Kutai Utara terbentuk, Sangatta sebagai Ibukota Kabupaten Kutai Timur  lebih pantas menjadi kota jasa seperti Balikpapan yang sudah maju. Apalagi jika  Pelabuhan  Kenyamukan beroperasi.

Mugeni menegaskan, dalam beberapa tahun lalu wacana pemekaran Kutai Utara digelindingkan, namun beberapa survey belum mendukung. Ia mengakui, jika kawasan Kutai Utara yang terdiri Muara Wahau, Kongbeng, Telen, Batu Ampar, Long Mesangat, Busang, Muara Bengkal dan Muara Ancalong, diperkirakan kawasan pedalaman akan berkembang pesat.

“Pemekaran itu mendorong perekonomian dan memanjukan kesejahteraan masyarakat,  tim analisis Universitas Gajah Mada Yogyakarta menilai Kutai Utara layak berdiri,” ujar Mugeni.

Mastur Jalal, salah seorang anggota  DPRD Kutim menilai pemerintah semua tingkatkan harus ikut memikirkan lahirnya kabupaten baru. Dikatakan Mastur, Kutim memiliki luas wilayah 35.747,50 km² dan terdiri 18 kecamatan sehingga sangat layak untuk dimekarkan.

“Potensi utara Kutim merupakan penghasil sumber daya alam tinggi, karena    banyak perusahaan kelapa sawit beroperasi di Muara Wahau dan Kongbeng yang berbatasan dengan Berau,” ujar Mastur Djalal seraya menegaskan lebih cepat lebih baik.

Bupati Isran Noor sendiri saat berkampanye beberapa tahun lalu, sempat menjanjikan akan merealisasikan pembentukan Kutai Timur pada 2013. Tak heran, ia sempat memberikan dukungan saat akan diterjunkan tim dari UGM Yogyakarta.

“Kutai Timur ini terlalu luas, jika dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Jawa sudah menjadi beberapa kabupaten,” aku Isran Noor.



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA