cihui

Harga Sembako di Pontianak Mulai Naik

Harga Sembako di Pontianak Mulai Naik Ilustrasi (Foto: Antara)
 
 

KBR68H, Pontianak- Naiknya BBM, membuat harga telur di Pontianak ikut naik tinggi. Telur yang biasanya dijual Rp1.000 perbutir kini menjadi Rp 1.300 perbutir.

“Memasuki bulan puasa saja kenaikan sudah mencapai 30 persen, nanti kalau pada Idul Fitri bisa mencapai Rp 2 ribu,” kata Ipit, warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (27/6).

Ipit yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga mengaku kelimpungan karena  kenaikan sejumlah harga pokok tidak diikuti dengan penghasilan yang suaminya.

Bukan hanya Ipit, sejumlah warga lainnya sudah mulai mengencangkan ikat pinggang. Dampak yang sangat terasa dialami pelaku usaha kuliner sebab kenaikan BBM langsung diikuti dengan naiknya harga bahan-bahan membuat kue.

Senada diutarakan Wawan, penjual burger di Jalan Komyos Sudarso, sejak kenaikan BBM harga barang-barang naik tinggi, dirinya terpaksa mengganti bahan untuk burgernya. Jika semula menggunakan sayur Selada sekarang Sawi Keriting.

Langkah itu terpaksa Wawan tempuh agar usahanya tidak gulung tikar.

“Sekarang masyarakat sudah mulai kurang belanja, mereka memilih berhemat. Kalau harga hamburger saya naikkan, bisa jadi tidak ada lagi yang mau belanja ke sini. Soalnya naik Rp 500 saja pengaruhnya besar,” jelasnya.

Wawan mengaku, heran dengan tingginya harga telur di Kota Pontianak, termasuk kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) lainnya. Lebaran masih cukup lama namun harga barang sudah naik jauh hari sebelumnya.

Sumber: Radio Volare FM
 
Editor: Suryawijayanti



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA