cihui

Berlangsung Alot, KPU Maluku Tetapkan Hasil Pilgub

Berlangsung Alot, KPU Maluku Tetapkan Hasil Pilgub Ilustrasi
 
 

KBR68H, Ambon- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, secara resmi menetapkan hasil suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku periode 2013-2018. Dalam rapat pleno dipimpin langsung oleh Ketua KPU Maluku, Idrus Tatuhey, menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara dengan menetapkan pasangan nomor urut 3 Abdullah Vanath-Martin Jonas Maspaitella (Damai) dan pasangan nomor urut 5, Said Assagaf – Zeth Sahuburua (Setia) sebagai pemenang pertama dan kedua pilgub Maluku.

Dalam bedah kotak suara sebelumnya berlangsung alot terkait sejumlah pelanggaran yang terjadi di KPU SBT. Tim kecil yang dibentuk KPU telah menemukan sejumlah bukti pelanggaran di KPU SBT, namun hasil rekapitulasi dari KPU SBT tetap disahkan KPU Maluku.

KPU Maluku beralasan, bagi pihak yang keberatan dapat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Sementara itu KPU Maluku belum bisa menetapkan pasangan yang maju dalam Pilkada putaran ke-2, karena masih menunggu adanya kemungkinan pasangan kandidat yang melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun dari hasil yang telah ditetapkan oleh KPU pasangan SETIA dan DAMAI kemungkinan akan maju ke putaran ke-2.

Berikut hasil perhitungan suara oleh KPU Maluku:

1. Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa (BETA TULUS) : 162.622 (18,64%) suara,

2. Yacobus F Puttilehalat-Arifin Tapi Oyihoe (BOB-ARIF) : 117.746 (13,49%) suara,

3. Abdullah Vanath-Martin Maspaitella (DAMAI) : 205.586 (23,56%) suara,

4. Herman Koedoebon-Daud Sangadji (MANDAT) : 188.224 (21,57%) suara,

5. Said Assagaff-Zeth Sahuburua (SETIA) : 198.456 (22,74%) suara.

Sumber: Radio DMS FM

Editor: Suryawijayanti



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA