cihui

Dipanggil Bawaslu, Cagub NTB Hanya Kirim Tim Kampanye

Dipanggil Bawaslu, Cagub NTB Hanya Kirim Tim Kampanye
 
 

KBR68H, Mataram- Panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi NTB terhadap  tiga calon gubernur (cagub) terkait dengan klarifikasi berkas persyaratan cagub nampaknya kurang diindahkan. Sampai Selasa ini, ketiga cagub yang dimintai keterangan enggan hadir ke Bawaslu. Cagub hanya mengirim tim kampanye dan kuasa hukumnya ke lembaga pengawas pemilu ini.

Ketua Bawaslu Provinsi NTB M Khuwailid mengatakan, terjadi perbedaan persepsi antara Bawaslu dengan tim kampanye cagub terkait dengan surat undangan klarifikasi dari Bawaslu. Pasalnya menurut tim kampanye, KPU sudah memutuskan masalah syarat-syarat yang diajukan oleh cagub NTB.

”Laporan ini disampaikan setelah penetapan cagub-cawagub oleh KPU. Kewajiban kami di Bawaslu adalah ikut memproses laporan tersebut, maka kami sudah melakukan klarifikasi. Kami sudah undang ketua KPU untuk meminta keterangan terkait dengan persyaratan dari masing-masing calon itu,” kata Khuwailid.

Seperti diketahui ada tiga cagub yang dipanggil oleh Bawaslu terkait dengan berkas persyaratan pencalonan yakni TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), KH Zulkifli Muhadli dan Harun Al Rasyid. TGB hanya mengutus tim pemenangannya, sementara Kyai Zul hanya mengirim kuasa hukumnya ke Bawaslu NTB.

Setelah dilakukan diskusi dengan para tim pemenangan, pada dasarnya cagub yang dipanggil oleh Bawaslu itu kooperatif dan menyatakan diri siap hadir. Namun Bawaslu menghendaki agar mereka secepatnya datang ke Bawaslu mengingat Bawaslu akan merampungkan hasil kegiatannya sampai tanggal 14 April.

” Tim kampanye berharap bisa mewakili untuk memberikan penjelasan. Tapi kami sampaikan bahwa ada keterangan-keterangan yang harus disampaikan secara langsung oleh yang bersangkutan. Secara prinsip mereka siap.”

Ia mengatakan, ini menjadi proses pendidikan politik bagi masyarakat bahwa jika ada sebuah persoalan akan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan aturan. Bawaslu harus mengambil keputusan setelah mendengar masing-masing pihak.

” Jangan sampai Bawaslu sudah memberikan kesempatan kepada beberapa pihak untuk klarifikasi, namun tidak dimanfaatkan. Jangan sampai kemudian Bawaslu merekomendasikan atas dasar apa yang dimilikinya. Karena bisa saja berbeda kan , dan  itu dapat merugikan pihak-pihak itu” sambungnya.

Pemanggilan cagub oleh Bawaslu ini untuk menindaklanjuti laporan sejumlah warga yang keberatan dengan berkas syarat tiga cagub yakni menyangkut keabsahan ijazah SD yang mereka miliki. Kabarnya, tiga cagub NTB yakni TGB, Kyai Zul dan Harun hanya melampirkan surat keterangan pengganti ijazah SD ke KPU NTB sebagai syarat pendaftaran cagub-cawagub NTB.

Sumber: Radio Global FM Lombok



PortalKBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

DARI INDONESIA